logo LP Ma'arif Ponorogo

Kunjungan SD Nuril Islam Pacitan ke SD Ma’arif Ponorogo

Media LP Ma’arif Ponorogo- Jumat (3/12) pengurus SD Nuril Islam Pacitan mengadakan agenda anjangsana dan silaturahim ke SD Ma’arif Ponorogo. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Kepala Sekolah SD Ma’arif Ponorogo yang diikuti Kepala SD Nuril Islam Pacitan ditemani Ketua Komite, perwakilan guru dan perwakilan dari Tata Usaha (TU). Dari pihak SD Ma’arif Ponorogo sendiri turut hadir Kepala SD Ma’arif ditemani jajaranya dan tidak ketinggalan Kepala PC LP Ma’arif juga mengikuti agenda tersebut.

Fajar Sambudi M.Pd.I selaku Kepala SD Ma’arif Ponorogo turut senang atas kedatangan SD Nuril Islam Pacitan di Ponorogo, tepatnya di SD Ma’arif Ponorogo. “Dalam forum yang tidak terlalu formal ini, kami melakukan sharing bersama rekan-rekan dari SD Nuril Islam Pacitan, berbagi pengalaman serta saling bertukar pikiran dalam rangka persiapan pengembangan SD Nuril Islam Pacitan dalam berbagai aspek”, ucap beliau.

Dari pihak SD Nuril Islam sendiri dalam kunjungan ini memiliki maksud untuk mencari informasi mengenai manajemen sekolah, bangunan hingga tata ruang yang ada di SD Ma’arif Ponorogo untuk dijadikan bahan rujukan.

“Setelah pertemuan ini, kami akan terus meyambung komunikasi yang dinamis untuk memperkuat hubungan SD Ma’arif Ponorogo dengan SD Nuril Islam Pacitan. Selain itu, komunikasi yang dinamis juga berguna untuk mengontrol sejauh mana perkembangan yang dialami SD Nuril Islam. Paling tidak, SD Nuril Islam bisa memiliki kualitas yang sama dengan SD Ma’arif Ponorogo dalam banyak aspek”, tutur Kepala SD Ma’arif Ponorogo tersebut.

Pada kesempatan selanjutnya, pihak SD Ma’arif Ponorogo direncanakan akan mendapat undangan khusus untuk berkunjung di SD Nuril Islam Pacitan dalam rangka melihat kondisi lapangan secara langsung. “Dalam waktu dekat, mungkin kami akan mengunjungi balik keluarga besar SD Nuril Islam Pacitan secara langsung untuk bersilaturahim serta memantau kondisi terbaru sekolah tersebut.

Jika kamu tidak tahan dengan lelahnya belajar, maka kamu harus tahan dengan perihnya kebodohan

Imam Syafi’i

Penulis : Ihsan

Editor : Nizar H

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

MEDIA SOSIAL

INFORMASI TERBARU

TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT