Visi dan Misi ‘Luhur’ LP Ma’arif NU

LP Ma’arif Ponorogo- Setelah selesai membahas sedikit mengenai sejarah dan tokoh-tokoh dibalik lahirnya LP Ma’arif di postingan website resmi LP Ma’arif Ponorogo sebelumnya, kali ini pembahasan akan dilanjutkan mengenai visi dan misi dari lembaga pendidikan yang selama 92 tahun turut serta dalam proses pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia.

Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) termasuk dalam aparat departentasi Nahdlatul Ulama (NU) yang berfungsi sebagai pelaksana kebijakan-kebijakan pendidikan Nahdlatul Ulama. Untuk tingkatannya meliputi Pengurus Besar (PB), Pengurus Wilayah (PW), Pengurus Cabang (PC), dan Pengurus Majelis Wakil Cabang (PMWC). Kedudukan dan fungsi LP Ma’arif NU sendiri diatur dalam BAB VI tentang Struktur dan Perangkat Organisasi pasal 1 dan 2; serta ART BAB V tentang Perangkat Organisasi. Tanpa narasi yang terlalu panjang, langsung saja berikut akan disajikan isi dari visi dan misi LP Ma’arif NU.

II. VISI DAN MISI

2.1. Visi

  • Dengan mengambangkan sistem pendidikan dan terus berupaya mewujudkan pendidikan yang mandiri dan membudayakan ( civilitize ), LP Ma’arif NU akan menjadi pusat pengembangan pendidikan bagi masyarakat, baik melalui sekolah, madrasah, perguruan tinggi, maupun pendidikan masyarakat.
  • Merepresentasikan perjuangan pendidikan NU yang meliputi seluruh aspeknya, kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
  • Menciptakan komunitas intitusional yang mampu menjadi agent of educational reformation dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan pembangunan masyarakat beradab.

2.2. Misi

  • Menciptakan tradisi pendidikan melalui pemberdayaan manajemen pendidikan yang demokratis, efektif dan efisien, baik melalui pendidikan formal maupun non-formal.
  • Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan, terutama pada masyarakat akar rumput ( grass root ), sehingga terjalin sinegri antar kelompok masyarakat dalam memajukan tingkat pendidikan.
  • Memperhatikan dengan sungguh-sungguh kualitas tenaga kependidikan, baik kepala sekolah, guru dan tenaga administrasi melalui penyetaraan dan pelatihan serta penempatan yang proporsional, dengan dukungan moral dan material.
  • Mengembangkan sistem informasi lembaga pendidikan sebagai wahana penyelenggaraan komunikasi, informasi dan edukasi serta penyebarluasan gagasan, pengalaman dan hasil-hasil kajian maupun penelitian di bidang ilmu, sains dan teknologi lewat berbagai media.
  • Memperkuat jaringan kerja sama dengan instansi pemerintah, lembaga/institusi masyarakat dan swasta untuk pemberdayaan lembaga pendidikan guna meningkatkan kualitas pendidikan maupuh subyek-subyek yang terlibat, langsung maupun tidak langsung, dalam proses-proses pendidikan.

Editor : Ihsan

Sumber : http://maarifnu.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *